You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tujuh Kios di Setiabudi Ludes di Lalap si Jago Merah
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Kebakaran di Setiabudi Diduga Karena Korsleting Listrik

Kebakaran kembali terjadi, kali ini sejumlah kios di Jalan Prof Dr Satrio II, Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan terbakat, Minggu (17/4) pukul 16.00, beruntung tidak ada korban jiwa. Sejauh ini, kebakaran diduga karena korsleting listrik. 

Dugaan sementara dari hubungan arus pendek, yang terbakar ruko dan bangunan semi permanen, ada rumah, warteg juga

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Sektor Setiabudi, Sumarno mengatakan, kondisi hujan membantu proses pemadaman api.

"Alhamdulillah dibantu hujan jadi proses penangan cukup cepat. Sekarang tinggal proses pendinginan dan pemadaman api di berapa titik tersisa," kata Sumarno, Minggu (17/4).

Kebakaran Kantor Sudin Bina Marga Jakbar Kelalaian Pegawai

Pihaknya menerjunkan 18 unit mobil damkar. Sampai saat ini, proses pendinginan masih dilakukan. Ia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi Hartono, api berasal dari sebuah warung makan milik Warsit dan sempat terjadi bunyi ledakan kemudian api langsung membesar.

"Dugaan sementara dari hubungan arus pendek, yang terbakar ruko dan bangunan semi permanen, ada rumah, warteg juga," terangnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polsek Setiabudi, Iptu Suryanta mengatakan, kebakaran sempat membuat arus lalu lintas menuju Tanah Abang ditutup sementara. Saat ini kasusnya ditangani oleh Polsek Setiabudi.

"Saat ini datanya ada tujuh ruko terbakar. Kerugian masih belum bisa ditaksir dan kasusnya ditangani Polsek Setiabudi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2074 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1049 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye905 personNurito